You are currently viewing MUSRENBANG. Musyawarah Perencanaan Pembangunn dan Tematik Penanggulangan Stunting Tingkat Kecamatan yang Bertempat di Desa Semedang Kecamatan Bunguran Batubi Kabupaten Natuna. Semedang, 22 Januari 2026.

MUSRENBANG. Musyawarah Perencanaan Pembangunn dan Tematik Penanggulangan Stunting Tingkat Kecamatan yang Bertempat di Desa Semedang Kecamatan Bunguran Batubi Kabupaten Natuna. Semedang, 22 Januari 2026.

      -(Semedag, 22/01/26) –Pada hari ini kamis 22 Januari 2026 Pemerintah Kecamatan Bunguran Batubi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang bertempat di Gedung Serbaguna Desa Semedang, Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah ke depan.

Musrenbang yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan BP3D Natuna, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Natuna, Camat dan Sekretaris Camat Bunguran Batubi, unsur Forkopimcam Batubi, para kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), koperasi desa, tenaga medis, pendidik, serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Bunguran Batubi.

Camat Bunguran Batubi, Erlina, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang kecamatan merupakan lanjutan dari Musrenbang tingkat desa yang telah dilaksanakan sebelumnya. Dari lima desa di wilayah Batubi, masing-masing desa mengajukan 10 usulan prioritas, sehingga total terdapat 50 usulan pembangunan yang akan dibahas.

“Musrenbang ini sangat diharapkan oleh desa-desa untuk kemajuan pembangunan dan penentuan arah kebijakan ke depan yang dilalui melalui rembuk atau musyawarah bersama,” ujar Erlina.

Erlina juga berharap Musrenbang kecamatan ini dapat menghasilkan kesepakatan yang membawa manfaat nyata bagi desa-desa di wilayah Bunguran Batubi.

Sementara itu, Bupati Natuna yang diwakili Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan BP3D Natuna, Hendri Dunan, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan pada tahun-tahun mendatang.

Menurutnya, arah kebijakan pembangunan daerah mengacu pada prinsip pemerataan perekonomian, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Daerah Natuna merencanakan fokus pada tiga aspek utama, yakni pengembangan sektor keunggulan daerah, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kualitas SDM.

“Program dan kebijakan yang disusun diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas SDM, serta memperluas akses layanan pendidikan dan kesehatan yang memadai, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” jelas Hendri.

Ia juga menekankan pentingnya kesepakatan bersama dalam forum Musrenbang agar usulan yang disepakati benar-benar menjawab kebutuhan dan permasalahan masyarakat.

“Kita harus betul-betul menyepakati apa yang menjadi prioritas masyarakat, sehingga usulan yang diajukan dapat berdampak bagi kepentingan orang banyak,” pungkas Hendri.